IMLEK 2571 DI TAHUN 2020
Imlek tiba…. Yyeeeaaayyy IIII Bagi suku keturunan Tionghoa, perayaan Imlek merupakan hari yang membahagiakan karena di hari tersebut, seluruh keluarga akan berkumpul dan berbahagia merayakan pergantian tahun dalam hitungan Kalender China. Anggota yang berada jauh dari keluarga biasanya akan menyempatkan diri untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga untuk menikmati makan malam bersama.
Apa sih yang terlintas dalam pikiranmu bila mendengar kata “ IMLEK/SINCIA/KONYIAN” ???
Pasti semua punya bayangan yang sama yaitu :
- Angpao
- Kue Keranjang/Dodol China
- Warna Merah baik untuk dekorasi maupun warna outfit
- Barongsai
Itu adalah sebagian kecil gambaran yang mungkin terlintas di benak kita saat mendengar kata Imlek, apalagi bagi anak anak kecil.
Mari kita kupas sedikit mengenai hal hal diatas, mungkin tidak sepenuhnya lengkap namun setidaknya dapat sedikit menjelaskan mengenai kaitannya dengan Imlek.
- ANGPAO
Kebiasaan yang berlaku dalam Imlek adalah pemberian Angpao/Hongpau, yang sejatinya di lakukan dari pasangan yang sudah menikah kepada orang yang belum menikah/anak anak kecil. Berasal dari kata “Ang/Hong” yang berarti warna merah dan “Pau” yang berarti bungkusan,amplop. Angpao biasanya di-isi dengan uang kertas yang nilainya beragam dan bermakna si pemberi mendoakan kepada penerima untuk mendapatkan keberuntungan dan nasib baik di sepanjang tahun.
- KUE KERANJANG/DODOL CHINA
Dalam bahasa Mandarin disebut “Nian Gao” yang bila diartikan persuku katan maka akan menjadi “Nian” = tahun dan “Gao” = kue atau sepadan kata dengan “tinggi” maka biasanya kue keranjang sering disusun bertingkat-tingkat.
Secara umum keberadaan Kue Keranjang menjadi simbol harapan peningkatan rejeki dan kemakmuran di tahun yang baru. Namun ada juga filosofi yang menceritakan dari proses pembuatan Kue Keranjang ini. Kue keranjang dibuat dari tepung ketan yang punya sifat lengket. Ini punya makna persaudaraan yang begitu erat dan selalu menyatu. Rasanya yang manis dari gula dan terasa legit pun menggambarkan rasa suka cita, menikmati keberkatan, kegembiraan, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam hidup.
- WARNA MERAH
Mengapa Imlek selalu identik dengan warna “merah”? Terkesan bahwa tanpa merah maka itu bukan imlek namanya. Tidak hanya tampak dari dekorasi tetapi bahwa sampai kepada pakaian yang digunakan saat hari raya Imlek pun bernuansa merah.
Warna merah dipercaya memiliki makna kebahagiaan, kegembiraan, sesuatu yang menyala dan terang sehingga diharapkan melalui nuansa Merah dalam Imlek akan memberikan semangat dan pengharapan baru menjalani tahun baru, diberikan kesejahteraan dan nasib baik menjalani hari di tahun yang baru.
- BARONGSAI
Menilik beberapa sejarah keberadaan Barongsai, bisa ditarik satu kesimpulan bahwa Barongsai bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melindungi masyarakat. Kisah ini dimulai pada jaman Dinasti Qing yang mengisahkan satu monster bernama “Nian” yang sering mengganggu dan menimbulkan keresahan bagi manusia. Monster Nian ini hanya takut pada singa yang dikirim oleh para dewa yang mana keberadaannya digantikan oleh Barongsai yang berbentuk singa. Sehingga sampai saat ini tradisi Barongsai/Lion Dance ini masih diwariskan sebagai hiburan dan kekayaan budaya.
Harco Mangga Dua sendiri sebagai Pusat Komputer dan Elektronik yang selalu menjaga kerukunan dari seluruh suku dan agama, selalu rutin mengadakan acara “CAP GO MEH” yang sudah pasti diramaikan dengan kegiatan Barongsai, Liong dan Rampak Tambur. Menunjukan bahwa perbedaan suku dan agama tidak menjadikan kita terkotak-kotak, karena kita semua pada dasarnya umat manusia yang diwajibkan untuk saling mengasihi dan saling peduli satu sama lain.Hal ini terlihat dari antusiasme pedagang dan pengunjung yang ikut dalam acara tersebut.
Demikian sedikit ulasan mengenai Imlek , sampai jumpa lagi di IMLEK 2572 di tahun 2021….Kami dari Pengelola Gedung Harco Mangga Dua mengucapkan :
“GONG XI FA CAI, XIN NIEN KUAI LE,
GUNGZHUO SHUN LI, JINBANG TI MING”